Menalar Kemerdekaan Indonesia Dari Atas Pinisi Pusaka Indonesia

Memperingati 74 tahun Indonesia merdeka umumnya selalu diisi dengan ritual upacara kebangsaan dan berbagai kegiatan perayaan. Seremonial bulan Agustus pada akhirnya menjadi bagian tradisi bangsa Indonesia.

Bertepatan dengan momen itu, Pinisi Pusaka Indonesia bekerjasama Yayasan Konservasi Laut (YKL) Sulsel dan Ikatan Alumni SMA 1 Makassar 1995 (IKA Smansa 95) malah menoleh ke laut. Mereka memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia dengan menggelar aksi bernama Marine Debris Aware (MDA). Sebuah aksi sosial yang diharapkan menjadi langkah awal terciptanya edukasi maritim bagi masyarakat Makassar untuk ikut peduli masalah sampah di laut. Kegiatan ini sekaligus untuk mendorong inisiasi pengelolaan sebuah kawasan pulau sebagai media destinasi wisata edukasi dan konservasi laut.

Aksi ini mempertemukan perwakilan Pinisi Pusaka Indonesia, Yayasan Konservasi Laut dan IKA Smansa 95 untuk mendiskusikan dan menciptakan aksi nyata mengatasi masalah sampah laut yang dihadapi oleh Indonesia saat ini. Marine Debris Aware (MDA) diselenggarakan bertepatan dengan diperingatinya 74 tahun Indonesia merdeka di pulau Kodingareng Keke Makassar. Peserta MDA berjumlah 22 orang dari perwakilan ketiga lembaga tersebut.

Perahu Pinisi Pusaka Indonesia yang mengangkut peserta menuju ke pulau Kodingareng Keke rencananya akan diproyeksikan menjadi media pendukung berbagai program edukasi sosial, konservasi dan riset kelautan. Sedangkan pulau Kodingareng Keke akan dipresentasekan kepada pemerintah kota Makassar menjadi sarana wisata edukasi dan penerapan berbagai kegiatan sosial, riset dan konservasi kelautan.

Kegiatan utama MDA di pulau Kodingareng Keke adalah melakukan aksi bersih lingkungan pulau dan perairannya. aksi ini berdasarkan dari kerangka program sosial kelautan serta rancangan Peraturan Presiden untuk pengelolaan sampah plastik di laut, dimana salah satu pilarnya adalah merubah perilaku semua stake holder dalam menyikapi masalah lingkungan laut.

Pemanfaatan perahu Pinisi dan pulau wisata dalam rangkaian program edukasi sosial kelautan diharapkan bisa memunculkan perspektif baru kepada generasi muda terutama untuk memerangi dan membasmi sampah laut.

Kegiatan MDA ini memiliki serangkaian acara yang meliputi: Field Trip dan Action Plan. Semua peserta bisa merasakan sensasi berlayar dengan perahu Pinisi dan menikmati keindahan pulau Kodingareng Keke. Kegiatan ini akan membantu peserta dalam memberikan gambaran mengenai bahaya dan kerugian adanya sampah laut yang saat ini sudah menjadi permasalahan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *